Majelis Cinta Para Aktivis

Menjadi aktivis bagi seorang mahasiswa merupakan kebanggaan luar biasa, karena sangat banyak manfaat dan pengalaman menarik yang akan didapatkan, terlebih lagi menjadi aktivis dakwah kampus, dua keuntungan sekaligus didapat, di dunia dan akhirat. Betapa tidak, aktivis dakwah membawa misi para Rasul yaitu dakwah yang merupakan pekerjaan paling mulia sebagaimana yang telah dicontohkan oleh panutan kaum muslimin sepanjang masa, yang telah merubah wajah dunia dan meluruskan garis sejarah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam. Aktivitas dakwah hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang dipilih oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Bisa kita bayangkan dari sekian ribu mahasiswa yang ada di kampus kita masing-masing, yang terlibat dalam “proyek akhirat” ini hanya sebagian kecil saja, sungguh sangat menyedihkan. Mereka tidak menyadari tentang pentingnya berjuang di jalan Allah subhanahu wa ta’ala. Mengajak kepada Allah subhanahu wa ta’ala adalah jalan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam dan pengikutnya sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Katakanlah :inilah jalan (agama)-ku, saya dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata….”(Q.S. Yusuf:108).

Tentang keutamaan dakwah, sangat banyak ayat Al Qur’an dan hadist Rasulullah yang menjelaskannya. Salah satunya hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari :

Demi Allah, pemberian petunjuk ke jalan Allah olehmu kepada satu orang saja itu lebih baik bagimu daripada humurunna’am.

Yang dimaksud dengan humurunna’amadalah unta merah, merupakan unta yang sangat mahal harganya saat itu. Jika kita bandingkan dengan kondisi sekarang, humurunna’amsetara dengan mobil mewah sekelas ferrari atau mercedez.

Berkoko, berjenggot, bercelana gantung bagi pria (ikhwan) meskipun tidak semua (tergantung manhaj masing-masing, he..he). Bagi wanita (akhwat) selalu menggunakan jilbab, jubah ataupun rok. Demikian beberapa “tanda pengenal” aktivis dakwah. Aktivis dakwah kampus juga hati mereka selalu terpaut dengan masjid untuk beribadah, sholat, tilawah Al Qur’an, menghadiri majelis ilmu, meskipun ada sebagian aktivis dakwah yang alergi dengan majelis ilmu, menganggap remeh majelis ilmu. Sehingga tidak jarang kita temukan aktivis yang baca qur’an nggak jelas tajwidnya, wudhu asal-asalan, sholat jauh dari tuntunan nubuwah, na’udzubillahi min dzalik. Hal yang paling mendasar dalam Islam saja dianggap ‘remeh’. Bagaimana dengan hal-hal yang besar, yang menjadi tujuan dakwah? Mendirikan khilafah islamiyah, kita belum bicara ditataran negara, di kampus misalnya, mungkinkah akan tercapai? Hal-hal mendasar seperti ini harus diperhatikan dan wajib untuk dilaksanakan oleh para aktivis dakwah kampus apalagi seorang murabbi yang selalu memberikan tarbiyah kepada mutarabbinya, gerak-gerik, cara berpakaian dan tingkah laku sang murabbi akan diikuti oleh mutarabbinya. Seorang murabbi harus pintar baca qur’an, wudhu dan tata cara shalat harus sesuai dengan tuntunan nubuwah (Nabi), cara berpakaian yang tidak tasyabbuh (ikut-ikutan) mode orang kafir. Ini semua kita tidak akan dapatkan kecuali dengan mengahadiri majelis ilmu atau paling tidak lewat buku-buku yang shahih yang menjelaskan masalah tersebut.

Rasulullah dan para sahabatNya diawal-awal memperjuangkan Islam mereka memanfaatkan masjid sebagai basis perjuangan. Begitu juga dengan aktivis dakwah saat ini tidak terkecuali aktivis dakwah kampus, sebagian besar menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan dakwah. (bersambung Insya Allah)

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on December 30, 2011, in adab, akhlak, Catatanku. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: