Salahkah Aku Jatuh Cinta?

Tulisan ini merupakan jawaban dari pertanyaan seorang wanita yang saya salin kembali dari rubrik TANYA USTADZ yang diasuh oleh Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Lc pada majalah IdeMuslim edisi 2 volume 2 Tahun 2009. Melihat tulisan ini begitu penting, karena fenomena seperti ini (salah menyalurkan cinta) banyak terjadi disekitar kita, dan lebih parah lagi jika hal ini terjadi pada aktivis dakwah (kampus). Oleh karena itu, saya ingin berbagi hikmah yang juga merupakan salah satu kewajiban kita sesama muslim untuk saling menasihati dalam kebenaran. Selamat membaca!

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Afwan Ustadz, pernah saya dengar bahwa cinta itu adalah fitrah yang dianugerahkan oleh Allah kepada setiap insan, jadi kalau ada orang jatuh cinta kepada lawan jenisnya itu wajar-wajar saja. Pertanyaan ana:

  1. Bagaimana kalau saya jatuh cinta pada seseorang tapi saya belum siap menjalin hubungan yang halal dengannya (menikah, red)?
  2. Apakah boleh saya tetap mencintainya secara diam-diam tanpa menunjukkan kepada dia kalau saya cinta dengannya? Karena cukup susah menghilangkannya.
  3. Apa saran ustadz kepada saya dalam menghadapi masalah ini.

Syukran Ustadz atas jawabannya. Wassalam

Dina Makassar

Jawaban:

Wa’alaikum salam warahamatullahi wabarakatuh

Ukhti yang semoga senantiasa mendapat taufiq dari Allah, apa yang pernah antunna dengar itu sudah benar bahwa cinta kepda lawan jenis adalah salah satu fitrah yang tidak mungkin dihilangkan dari seorang manusia. Di dalam surat Ali Imran ayat 14, Allah berfirman:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga pernah bersabda, “Dijadikan kecintaanku dari dunia ini berupa wanita dan wangi-wangian serta dijadikan sebagai penyejuk mata bagiku pada saat aku mengerjakan sholat” (H.R Nasaai dan Ahmad)

Namun demikian sebagaimana yang kita ketahui bahwa syari’at Islam yang suci juga telah mengatur dan mengajarkan kepda kita tuntunan yang mulia untuk menjaga dan memelihara fitrah yang suci tersebut. Berikut tanggapan dari pertanyaan antunna:

  1. Cinta yang fitrah kepda lawan jenis harus disesuaikan dengan ketentuan syariat, dalam arti kita perlu melihat lalu menyesuaikan kriteria wanita yang sepantasnya kita cintai. Diantara kriterianya tentu saja yang harus kita cintai adalah wanita yang juga kira-kira dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Jika kriterianya telah terpenuhi maka penyaluran dari fitrah tersebut adalah dengan melangsungkan pernikahan yang suci. Lalu bagaimana kalau kriterianya sudah sesuai tetapi kita belum siap untuk menikah? Solusi yang ditawarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah banyak berpuasa agar kita mampu menjaga pandangan dan mengekang syahwat agar tidak tersalurkan dengan cara yang diharamkan syariat.
  2. Mengenai mencintai lawan jenis secara diam-diam maka ini tidak dibenarkan apalagi jika membuat kita senantiasa memikirkan dan mengkhayalkannya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda: “Sungguh Allah telah menetapkan bagi setiap manusia bagiannya dari perbuatan zina yang pasti akan mengenanya; zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan ucapan dan zina hati adalah dengan mengharapkan dan mengangan-angankan lalu kemaluan yang akan membenarkan atau mendustakannya”(H.R Bukhari dan Muslim)
  3. Sebagai solusi sementara (jika belum mampu menikah) ada beberapa hal yang perlu kami sarankan kepda antunna:
  • Isilah waktu antunna dengan hal-hal yang bermanfaat dan jauhkanlah dari hal-hal yang sia-sia apalagi yang diharamkan oleh Allah karena biasanya pikiran dan banyangan kepada lawan jenis (yang belum halal bagi kita)
  • Berusahalah untuk senantiasa menjaga pandangan dan hindari berinteraksi dengan lawan jenis terkecuali pada saat yang sangat diperlukan itu pun dengan tetap harus menjaga batasan dan koridor syariat.
  • Banyaklah bergaul dengan saudara-saudara antunna yang komitmen dan bisa menjaga pergaulan mereka dengan baik, karena dengan demikian antunna bisa belajar dengan mereka tips-tips dan kiat praktis keluar dari masalah yang antunna alami.
  • Tidak kalah pentingnya antunna harus terus menambah pengetahuan keislaman antunna dengan mengikuti ta’lim-ta’lim dan tarbiyah (pembinaan yang intensif), karena tidak bisa disangkal lagi bahwa ‘ilmu syar’i yang mapan merupakan benteng yang kokoh guna mencegah dan menahan arus dari gelombang syahwat serta ‘ilmu syar’i juga bekal yang sangat dibutuhkan dalam mengarungi bahtera keluarga kelak. Dengan catatan penting antunna harus selektif dalam mencari tempat kajian yang benar aqidah, manhaj, dan akhlaknya agar tidak bergabung dengan kelompok dan aliran sesat yang maikn marak di negeri kita.
  • Terakhir, tentu saja antum perlu berusaha sejak sekarang untuk menempuh jalan-jalan yang diperlukan menuju pernikahan yang suci berupa rezeki yang halal dan penopang hidup lainnya dan mengiringi usaha-usaha tersebut dengan do’a yang tulus kepda Allah agar dimudahkan jalan bagi antunna memasuki pintu pernikahan dan dipilihkan pasangan yang kelak akan membahagiakan antunna di dunia dan akhirat, Wallahu A’lam Wa Huwa Waliyyut Taufiq

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on October 21, 2010, in Artikel Islamy, Tanya jawab. Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. hmmmm….

    mending langsung nikah aja polpen

  2. keren juga nt p blog ini

  3. keren om

  4. subhanallah… makasih atas post nya…

  5. sama-sama

  6. Mengenal Lebih dEKat Lg. . .

  7. Ingin mengenalx Lbih dEKat Lg. . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: