Yuk Jadi Pecinta al-Qur’an!

Al-qur'an

Konser musik x berjalan sangat meriah. Penonton yang kebanyakan adalah kawula muda histeris menyaksikan pujaannya yang menggebrak panggung. Bersama dengan sang bintang, mereka melantunkan lagu dengan penuh penghayatan.

Kecintaaan pada lagu dan sang bintang tak berhenti pada saat menghadiri konser musik, saat tidak menghadap panggung pun banyak yang ingat pada lagu-lagu sang bintang. Sekadar mengisi waktu luang, begadang, atau sambil berjalan mulut mereka tak segan  melantunkan lagu. Kenapa ini bisa terjadi? Tak lain karena saking cintanya pada alunan lagu yang begitu merdu. Dimana-mana lagu dan musik menjadi hal yang digandrungi oleh anak-anak muda. Terlebih lagu-lagu cinta yang menggelorakan perasaan hampa tanpa kehadiran lawan jenis. Lagu seakan menjadi dzikir harian yang selalu disimak dan dialunkan. Sementara dzikir yang hakiki, yaitu mengingat Allah, menyebut asma-Nya, mengagungkan-Nya, berdoa kepada-Nya dan mentadabburi firman-Nya menjadi hal yang terlupa.

Ada yang Lebih Layak
Sebenarnya ada sesuatu yang lebih layak untuk dicintai dan dipergauli dengan baik dibandingkan lagu atau yang selainnya. Itulah Al Quran yang merupakan kalam Allah. Ia adalah sebuah kitab suci yang merupakan firman Allah, diturunkan kepada Nabi Muhammad, aktivitas membacanya merupakan sebentuk ibadah yang mendatangkan pahala. Kitab suci tersebut dibuka dengan surat Al Fatihah dan ditutup dengan surat An Nass. Al Quran inilah yang layak untuk dicintai setiap orang. Kenapa demikian? Karena Al Quran berisi semua hal yang membawa manfaat dan membangkitkan kebahagiaan bagi kita. Bukankah setiap kita ingin bahagia? Tentu saja, karena segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini tak jauh-jauh dari keinginan untuk meraih kebahagiaan. Sesuatu yang membawa kepada kebahagiaan itulah yang paling layak untuk dicintai. Begitu juga, Al Quran menunjukkan jalan yang lempang bagi kehidupan kita. Orang yang mau mengikuti petunjuk Al Quran pasti tak akan sesat dalam berkehidupan. Bila kita mau merenungi dan memahami Al Quran, maka hal tersebut akan membersihkan hati sekaligus mengobatinya. Ia pun akan menumpas segala keragu-raguan dan kerancuan pemikiran yang ditiupkan oleh manusia atau jin.

Sediakanlah waktu dalam sehari untuk membaca dan mentadabburi al-Qur’an! Jangan biarkan waktumu terbuang sia-sia

Sumber : majalah-elfata.com

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on February 4, 2010, in Artikel Islamy. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: