Mereka Ingin Meniti Jalan yang Lurus!

Senin, 16 Safar 1431 H (01 Februari 2010) kembali aku menggeluti profesiku sebagai seorang ‘guru’ private. Sepulang dari kampus, Aku bergegas menuju rumah salah seorang siswa yang merupakan tempat pelaksanaan private. Rupanya beberapa orang siswa telah menunggu dan menanti dimulainya bimbingan. Aku menyapa mereka. “Dimana teman-teman yang lain?, Belum datang Pak Guru, yang lain masih dijalan! jawab mereka.

Sambil menunggu kedatangan siswa lain, Aku menyempatkan diri membolak-balik buku, melihat dan mengulangi materi yang akan kuajarkan kepada mereka hari ini. Beberapa menit kemudian, setelah semua siswa lengkap, aku memulai materi dengan memuji Allah subhanahu wata’ala, Bismillahiirahmanirrahim.

Alhamdulillah pembelajaran berlangsung dengan baik. Meraka (siswa) sangat antusias menerima materi pelajaran. Aku sangat salut dengan mereka. Mereka adalah siswa terbaik yang Aku bimbing.

Allahu akbar… Allahu akbar

Allahu akbar… Allahu akbar

Adzan maghrib berkumandang, Aku  menghentikan pembelajaran dan bergegas menuju Masjid bersama dua orang siswa. Usai melaksanakan sholat maghrib, Aku kembali menjumpai mereka, untuk melanjutkan pelajaran. Tapi rupanya pembelajaran tidak dapat dilanjutkan lagi karena Aku diserang dengan berbagai perntanyaan menarik dari siswa. Mereka menanyakan berbagai hal tentang syariat ini (Islam). Disaat Aku menjawab pertanyaan, tiba-tiba ada seorng siswa yang memberikan usul, “Pak Guru, saya ada usul, Bagaimana kalau kita adakan kajian (Islam) rutin? Perntanyaan ini membuatku tertantang, baru kali ini Aku menemukan siswa seperti ini. Pertanyaan ini Aku meresponnya dengan baik dan membuatkan jadwal khusus kepada mereka yang ingin meniti jalan yang lurus, ingin memperdalam ilmu syar’i. Ada satu hal lagi yang membuatku kagum kepada mereka, hari  ini, berbeda dengan  pertemuan sebelumnya, semua siswa perempuan hari ini mengenakan jilbab. Semoga mereka menjadi siswa yang cerdas dan  bersungguh-sungguh dalam meniti jalan menuju syurga ini. Amin

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on February 1, 2010, in Catatanku. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Perindu Syurga

    Pengalaman yg mirippun pernah terjadi, tepatnya 21 February 2007 drumah slah seorang siswa privatku. Meminta untk diadakan les mengaji diajari tajwid dg jam yg dlebihkan drpd jam bhs inggris dan kimianya.

  2. Semoga mereka menjadi Muslim(ah) terdidik harapan ummat

  3. aamiin ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: