Menjadi Mahasiswa TTM

Pagi itu, seperti biasa ku ambil catatan dan diktat kuliah yang telah disiapkan sejak semalam. Aku mengecek kembali perlengkapan kuliah yang telah Ku kemas dalam tas biru, Alhamdulillah berez, semuanya lengkap!

Sambil menenteng si Biru Ku kayuh sepedaku menuju kampus peradaban, kampus yang sangat Aku cintai. Wah.. rupanya hari ini Ku ‘kan kembali berkarya demi masa depan, bergulat dengan berbagai persamaan matematika, berdiskusi mengenai nasib bangsa ini dengan sahabat-sahabatku (mahasiswa).

Setiba di kampus, sambil tersenyum, Aku menyapa satu persatu sahabatku yang tengah sibuk bercanda ria, sesekali mereka tertawa terbahak-bahak yang cukup memekikkan telinga! Diantara mereka ada yang mengepulkan asap rokok, hm..m..m, rupanya sarapan paginya adalah sebatang rokok. Namun ada juga sahabat mahasiswa yang mengawali karya mereka hari ini dengan membaca diktat kuliah dan sibuk mengutak-atik rumus (persamaan matematika), katanya semakin diutak-atik semakin asyik! Ada juga sahabat mahasiswa yang mengawali aktivitasnya dengan memanfaatkan fasilitas hot spot untuk ber-facebook. Itulah beberapa gambaran kesibukkan “kaum intelektual” dalam mengawali karya mereka hari ini.

Kaum intelektual adalah predikat yang diberikan kepada mahasiswa dengan alasan karena mahasiswa memiliki segudang pengetahuan, serba tahu.

“Aku adalah kaum intelektual muda” Kalimat ini merupakan kalimat yang terpatri dalam sanubari seorang mahasiswa, dengan kalimat ini mahasiswa merasa dirinya ter. Tercerdas, terpintar dan ter-ter yang lainnya. Namun, sangat disayangkan! Sebagian besar sahabat mahasiswa mencoreng ke-original-an predikat ini (baca: intelektual), sehingga yang tersisa adalah intelektual imitasi. Misalnya saja, saat ujian tiba berbagai cara tidak halal dilakukan oleh sahabat mahasiswa hanya untuk mendapatkan high score yang akan tertulis pada transkrip nilai nanti. Sungguh ini adalah sebuah bentuk kecurangan, tentu Anda telah mengetahui bagaimana hukum orang yang berbuat curang. Mampukah anda merpertanggungjawabkan value yang anda peroleh?. Suatu saat jika Anda (baca : sahabat mahasiswa) punya anak, beranikah Anda menjawab ketika ditanya oleh anak Anda, Ayah! atau Ibu!, nilai mata kuliahnya bagus semua ya! Tentu Anda akan malu menjawab ketika nilai yang Anda peroleh dengan cara menyontek atau nilai yang diperoleh merupakan hasil kerja dari orang lain. Sama halnya dengan orang yang memiliki ijazah komputer, tetapi dia tidak tahu mengoperasikan komputer.

Maka layaklah sahabat mahasiswa seperti ini diberi gelar mahasiswa TTM (Tidak Tahu Malu)

Selain sebagai kaum intelektual, mahasiswa juga sering disebut sebagai agent of change. Dengan predikat ini seorang mahasiswa diharapkan mampu melakukan revolusi (perubahan), tentu perubahan ke arah yang lebih baik, bukan sebaliknya.

Sungguh! Sangat menyedihkan ketika melihat sahabat mahasiswa yang menggenggam erat megaphone dan dengan suara yang lantang meneriakkan perubahan. Bahkan sampai besemboyan ‘Revolusi atau Mati’, kalau tidak melakukan perubahan lebih baik mati saja, kata mereka. Akan tetapi, kita bisa melihat sendiri, sebagian besar sahabat mahasiswa yang senantiasa meneriakkan perubahan, perubahan dan perubahan tidak menyadari akan diri mereka. Apa yang dia teriakkan justeru dia sendiri yang melanggar. Seharusnya untuk melakukan perubahan, tengok-lah diri kita, sudah baik atau belum? Sudah berubah atau belum? Bagaimana caranya, mau melakukan perubahan yang besar, sementara perubahan yang kecil atau diri sendiri belum bisa dirubah!

Maka layaklah sahabat mahasiswa seperti ini diberi gelar mahasiswa TTM (Tidak Tahu Malu)

Sahabat mahasiswa! Maukah Anda mendapat gelar TTM? Tentu tidak.

So, tanamkanlah kejujuran dalam diri mulai saat ini dan lakukanlah revolusi diri sebelum melakukan revolusi yang besar, change yourself before change the others!

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on January 28, 2010, in Catatanku. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Perindu Syurga

    Subhanallah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: