JIWA YANG TERPENJARA (Renungan dari Kisah Nabi Yusuf ‘alaihi salam)

Seorang Nabi Yusuf muda, berada disebuah kamar tertutup bersama perempuan muda, cantik dan istri seorang pejabat ternama Mesir. Ajakan berbuat maksiat yang dilambangkan oleh Zulaikha, ditepis oleh Yusuf. Zulaikha yang terpedaya oleh nafsu karena keindahan wajah Nabi Yusuf ‘alaihi salam tak surut mundur. Kegantengan yang diberikan Allah Subhanahu wa ta’ala kepada manusia, setengahnya adalah milik Nabi Yusuf ‘alaihi salam, sedangkan sisanya adalah diberikan kepada seluruh manusia yang ada di muka Bumi, jika wajah lelaki diseluruh penjuru bumi ini dikumpulkan, maka belum akan menyamai keindahan wajah Nabi Yusuf ‘alaihi salam, Subhanallahu…! Oleh karena itu, janganlah kita merasa angkuh dengan wajah ‘ganteng’ yang kita miliki, karena keindahan wajah yang kita miliki tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan keindahan Nabi Yusuf ‘alaihi salam. images

Dalam kondisi yang genting tersebut, Yusuf berlindung kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan mengucapkan “ma’adzallah…”, aku berlindung kepada Allah dari melakukan perbuatan nista ini. Perbuatan yang sangat dibenci Allah subhanahu wa ta’ala.

Nabi Yusuf ‘alaihi salam juga menyebutkan kebaikan Al Aziz, suami Zulaikha, pembesar Mesir saat itu yang telah berjasa memeliharanya. “Sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang dzalim tidak akan beruntung”, urai Nabi Yusuf ‘alaihi salam.

Al Aziz telah berbuat baik padaku, maka tidak layak aku membalasnya dengan sebaliknya, karena ini merupakan perbuatan yang sangat zalim.

Dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala , Nabi Yusuf ‘alaihi salam yang masih muda belia itu selamat dari bujuk rayu Zulaikha meski akhirnya ia harus rela mendekam di dalam penjara selama bertahun-tahun. Sepintas nasib Nabi Yusuf ‘alaihi salam tampak mengenaskan, gara-gara tak mau bermasiat, ia diganjar penjara. Padahal nasib Nabi Yusuf ‘alaihi salam tidak seburuk itu. Jeruji besi hanyalah menghalangi gerak badannya yang terbatas. Sementara jiwanya tetap bebas dan merdeka dari cengkeraman hawa nafsu yang menipu.

Kisah Nabi Yusuf ‘alaihi salam yang begitu tegar menghadapi godaan lawan jenis, patut menjadi contoh bagi setiap pemuda saat ini. Saat ini begitu banyak pemuda dan pemudi yang terjerumus pada perbuatan maksiat secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Rasa malu sangat tipis, bahkan tidak ada lagi, padahal Allah Maha melihat apa yang mereka perbuat. Pemuda yang mengikuti hawa nafsu secara kasat mata tubuh mereka bebas tak terpenjara, namun pada hakikatnya jiwa mereka menderita terpenjara dalam kurungan hawa nafsu yang mencengkeram. Sepanjang waktu dan di setiap tempat mereka tak lepas dari penjara nafsu. Ada rasa sempit, karena setiap orang yang menjauh dari dzikir (mengingat) kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mengikuti hawa nafsu akan mendapatkan kesempitan jiwa.

esempitan jiwa di dunia akan diikuti kesempitan kehidupan di akhirat jika kita tidak bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala . Di dunia terpenjara, diakhiratpun terpenjara. Apakah ini yang akan menjadi pilihan kita ? Naudzubillahi min dzalik.

Disadur dari Majalah El-Fata edisi 06 volume 09-2009

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on October 24, 2009, in Catatanku. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: