Me-matematika-i Umur Kita

Kehidupan kita tidak terlepas dari matematika. Setiap aktivitas manusia merupakan penerapan matematika, sadar atau tidak sadar. Jumlah langkah kaki kita menuju masjid, jarak rumah kita ke masjid, jumlah raka’at sholat, pahala sholat berjama’ah di masjid (bagi pria) dan masih banyak lagi aktivitas manusia yang semuanya membutuhkan penerapan angka-angka yang merupakan bagian dari matematika.

Dewasa ini, sebagian besar orang lebih senang untuk me-matematika-i harta mereka, berapa banyak pendapatan yang diterima dalam sepekan, sebulan dan seterusnya. Ketimbang me-matematika-i umur atau usia mereka.

Me-matematika-i umur adalah menghitung umur kita selama hidup, dalam detik, menit, jam, hari, bulan, dan tahun, baik yang digunakan untuk kebaikan ataupun keburukan. Dan sungguh sangat beruntung orang-orang yang dalam kehidupannya dihiasi dengan hal-hal yang baik.

Bagaimana Me-matematika-i Umur Kita ?

Kalau kita hitung-hitung, jatah waktu yang diberikan oleh Allah subhanahu wata’ala kepada setiap manusia adalah sama dan ini merupakan salah satu bukti keadilan Allah subhanahu wata’ala, 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam, 24 jam sehari dan seterusnya. Yang berbeda adalah cara kita menggunakan waktu tersebut. Ada yang menggunakan waktu (1jam) untuk berbuat baik dan ada yang menggunakan waktu (1 jam) untuk bermaksiat kepada Allah, naudzubillahi min dzalik. Sehingga ada orang yang sering mengatakan, sungguh sangat cepat waktu berlalu.

Sebuah syair mengingatkan kepada kita :

tahun-tahun terus berlalu dengan tenang

karena pendeknya, ia laksana beberapa hari saja

disusul oleh hari-hari penuh kekacauan

begitu lamanya hingga ia laksana bertahun-tahun

tahun-tahun dan pelakunya pun berlalu

seakan-akan semuanya hanyalah mimpi

Waktu bergerak bak awan, berhembus laksana angin. Setiap orang mengetahui bahwa waktu berlalu dengan begitu cepat, namun tidak menyadarinya. Ia berlalu, namun kita tidak merasakan. Berapa waktu yang kita habiskan hanya sekedar melaksanakan rutinitas harian ?

Rata-rata umur umat Rasulullah, Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam adalah 60 tahun. Sehingga Imam Al Ghazali me-matematika-i-nya : Jika umur manusia rata-rata 60 tahun dan menjadikan 8 jam sehari untuk tidur, maka dalam kurun 60 tahun ia telah tidur selama 20 tahun. Apakah kita pernah membayangkan hal ini…?

Kita dapat membuktikan perkataan Imam Al Ghazali ini dengan persamaan matematika sederhana.

1 hari = 24 jam

Jika umur kita 60 tahun dan digunakan untuk tidur selama 8 jam, maka :

8 jam/24 jam x 60 tahun = 20 tahun

20 tahun, hanya untuk 1 aktivitas (tidur). Dengan menggunakan persamaan/metode yang sama, jika waktu yang kita gunakan untuk makan adalah 1,6 jam dalam sehari (24 jam), maka dalam kurun 60 tahun kita menghabiskan waktu untuk makan adalah 4 tahun, belum lagi aktivitas lain, Anda dapat memprediksi dan menghitungnya sendiri. Bagi seorang pemimpin berapa waktu yang ia sediakan untuk bercengkerama dengan rakyatnya ? Lalu, Anda bandingkan dengan kewajiban utama kita, kewajiban kepada Pemilik Kekuasaan Tertinggi, yang menciptakan bumi dan segala isinya, Allah subhanahu wata’ala, apakah seimbang atau tidak ? Memang, setiap aktivitas manusia berupa kebaikan bernilai ibadah, contohnya adalah tidur. Tidur bernilai ibadah tatkala kita melaksanakannya sesuai dengan adab-adab dan tidak berlebihan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh qudwah (panutan) kita, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam. Akan tetapi jika kita tidak memperhatikan adab, maka ini adalah perbuatan sia-sia, begitu pula dengan aktivitas (kebaikan) lainnya.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan” (Q.S. Ar-Rahman :16)

Wallahu a’lam Bishawab

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on April 27, 2009, in Artikel Motivasi. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan” (Q.S. Ar-Rahman :16)
    betul sekali akhi, kita harus selalu introspeksi diri selalu.
    semoga kita selalu termasuk dalam hamba2 yang selalu bersyukur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: