Jiwa Yang Lalai

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Bagaimana kabar Engkau hari ini ? Baik…!!! Buruk…!!! atau…!!!

Silahkan Engkau jawab…!

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Sudahkah Engkau bersyukur kepada Allah, Sang Pemilik kekuasaan tertinggi atas ribuan nikmat yang diberikan kepadamu hari ini ? Berapa banyak nikmat yang Engkau ingkari ?

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang Engkau dustakan ?” (Q.S Ar-Rahman:16)

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Berapa banyak Engkau jumpai saudaramu muslim hari ini ? Apakah Engkau mengucapkan salam kepada mereka ?

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Sudahkah Engkau memberi atau meminta nasihat kepada saudaramu (muslim) hari ini ?

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Tahukah Engkau betapa banyak saudara kita yang membutuhkan bantuanmu walau hanya sepotong Do’a? Sudahkah Engkau membantu atau mendo’akan mereka hari ini ?

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Hari ini Engkau bisa tertawa, bercanda ria, menikmati udara segar, tetapi mengapa Engkau tidak menyadari betapa banyak saudara kita saat ini terbaring merintih kesakitan menderita berbagai penyakit Masihkah Engkau bercanda ria, mengumbar perkataan yang tidak bermanfaat ?

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Tahukah Anda? Setiap hari berjuta jiwa di muka bumi yang kembali kepada Sang Khaliq, mungkin diantaranya orang tua kita atau saudara dekat kita, dan mungkin sebentar lagi Jiwa ini akan mengikuti mereka ? Sudahkah Engkau layat mereka hari ini ? Sudahkah Engkau mempersiapkan bekal untuk menempuh “perjalanan ini” ? Wahai jiwa jangan bohongi jiwa ini.

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Sesungguhnya kematian adalah sebuah perjalanan abadi dan sebuah kepastian yang akan menimpa setiap jiwa.

“Sesungguhnya tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati…” (Q.S Al-Imran :185)

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Apakah Engkau akan membiarkan jiwa ini TERAKUMULASI dengan jutaan Dosa ? Ya…? Tidak….?

Wahai jiwa yang lalai…!!!

Bangkitlah….!!!

Bangkitlah dari tidur lelapmu, anggaplah PELUANGMU untuk hidup tinggal hari ini, sejam lagi, semenit lagi atau bahkan sedetik lagi, wahai jiwa saat inilah MOMENTUM untuk BERMETAMORFOSIS, mengganti “baju kemaksiatan” dengan “baju ketaqwaan,” tunaikanlah segala kewajibanmu kepada-Nya, sesungguhnya pintu taubat terbuka lebar untukmu dan bidadari-bidadari surga siap menyambut kedatanganmu.

Wahai jiwa…!!! Akankah Engkau lalai lagi…???

About Abu Maryam

menjelajahi lautan 'ilmu sebagai bekal di akhirat kelak

Posted on January 21, 2009, in Artikel Islamy. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. thanks atas nasihatnya

  2. WA’ALAIKUM SALAM ku ucapkan syukur kepada tuhan ku allah swt……jika aku ingin kembali bagai mana caranya?

  3. Alhamdulillah, bagaimana caranya antum kembali ? antum yang lebih tahu masalah yang antum hadapi, bertobatlah dari sekarang dengan taubat yang sesungguhnya, jazakumullahu khair

  4. aku bolehkan mengamalkan dan menyebarkan ini kan

  5. silahkan

  6. Assalamu’alaikum warahmatullah…

    Nasihat yang bagus telah antum berikan pada kedua mata ana dan khususnya pada mata hati ana yang begitu rapuh akan kelalaian.

    Semoga di dunia maya, semangat akan terus berdakwah tetap mengalir.
    Keep spirit!!!!
    Allah is with us.
    Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

(new) Iqmal Tahir's Blog

Ternyata tidak cuma kimia saja yang ingin kutulis...

Abu Maryam Notes

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S 58:11)

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: